5 Resep Alami yang Ampuh Redakan Bengkak Pada Gusi
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
5 Resep Alami yang Ampuh Redakan Bengkak Pada Gusi Di samping penanganan medis yang diberikan dokter, tahukah kamu bahwa ada segudang cara alami yang bisa kamu lakukan untuk meredakan gusi bengkak?
1. Air Garam
Untuk meredakan rasa nyeri dan bengkak pada gusi, kamu bisa berkumur dengan air garam hangat. Kamu bisa mencampurkan satu sendok teh garam dengan air hangat.
Berkumurlah tiga kali sehari dalam kondisi air masih terasa hangat. Perlahan tapi pasti, rasa nyeri dan bengkak pada gusi akan menghilang.
2. Jeruk Nipis
Buah mungil yang terasa asam ini terkenal memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan. Salah satunya adalah meredakan radang gusi.
Kamu bisa menjadikan jeruk nipis sebagai obat kumur, persis layaknya garam. Peras satu buah jeruk nipis dan campur dengan air hangat. Lakukan rutin pada pagi dan malam hari sebelum tidur.
3. Madu
Untuk mengempeskan gusi yang bengkak, kamu bisa mengoleskan madu pada area radang. Lakukan tiga kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun sebelum melakukannya, pastikan madu yang kamu gunakan merupakan madu asli, ya.
4. Lemon
Jeruk yang kaya vitamin C ini juga ampuh meredakan gusi bermasalah, lho. Yang perlu kamu lakukan hanyalah memotong lemon jadi seperempat bagian. Setelahnya, peras air lemon dan campurkan dengan segelas air hangat. Aduk rata, lalu gunakan untuk berkumur.
Setidaknya, lakukan cara ini sebanyak dua kali dalam sehari. Bengkak dan rasa nyeri pun akan berkurang.
5. Baking Soda
Sejak lama, baking soda dikenal memiliki banyak manfaat. Baking soda mampu menghilangkan panu pada wajah dan memutihkan gigi. Selain itu, baking soda juga ampuh meredakan gusi bengkak, lho!
Cara penggunaannya juga mirip dengan air garam dan lemon. Campurkan satu sendok teh baking soda dengan air hangat, lalu berkumurlah dua hingga tiga kali sehari. Radang gusi pun akan mereda.
5 Cara Mencegah Penularan HIV, Wajib Tahu! Cara Mencegah HIV AIDS dengan Khitan Khitan atau lebih sering disebut dengansSunat, merupakan ritual agama yang umum di Indonesia. Bila dilihat dari sisi medis, khitan ternyata memiliki manfaat kesehatan dan tidak memiliki dampak negatif. Menurut American Academy of Pediatrics, khitan pada pria tidak mempengaruhi fungsi alat kelamin dan kesuburan. Web MD menambahkan, sebuah penelitian yang dilakukan Unit Penelitian Pencegahan HIV di Afrika Selatan menunjukan bahwa dari 3.000 pria muda, 60% pria yang menjalani khitan memiliki risiko terkena HIV lebih kecil. Cara Mencegah HIV AIDS dengan Menjaga Kesehatan Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, HIV menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Cara mencegah HIV yang mudah ialah meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan. Gejala yang ditunjukkan dari keberadaan HIV dalam tubuh tidak mencolok, kecuali ketika HIV sudah berhasil menyerang tubuh. Saat sistem kekebalan tub...
Menerapkan 3M Demi Keselamatan Bersama Perilaku disiplin 3M yang termasuk dalam kampanye #ingatpesanibu demi terus menekan penyebaran virus COVID-19 hendaknya diterapkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini. Lantas, apa itu 3M? Penerapan 3M dapat dilakukan dengan menjalankan setidaknya 3 (tiga) perilaku disiplin yaitu: Memakai masker Mencuci tangan Menjaga jarak dan menghindari kerumunan Menurut paparan Wiku Adisasmito berdasarkan penelitian internasional, memakai masker kain dapat menurunkan risiko penularan COVID-19 sebesar 45 persen. Lebih baik lagi adalah mengenakan masker bedah yang mampu menekan penyebaran virus COVID-19 hingga 70 persen. Mencuci tangan merupakan langkah 3M berikutnya untuk menurunkan risiko penularan COVID-19 sebesar 35 persen. WHO menyarankan, cucilah tangan menggunakan sabun/antiseptik selama 20-30 detik dan menerapkan langkah-langkah yang benar. Jika dalam kondisi tertentu, semisal tidak ada...
Yuk Pahami Dosis dan Cara Pemberian Vaksin Corona: Sinovac hingga Pfizer Berikut dosis dan cara pemberiannya: Sinovac (inactivated virus platform). Disuntikkan dua kali (0,5 ml per dosis) ke seseorang. Penyuntikan kedua dilakukan di hari ke-14 setelah penyuntikan pertama. Sinopharm (inactivated virus platform). Disuntikkan dua kali (0,5 ml per dosis) ke seseorang. Penyuntikan kedua dilakukan di hari ke-21 setelah penyuntikan pertama. AstraZeneca (viral vector/non-replicating platform). Bisa disuntikkan sekali atau dua kali (o,5 ml per dosis) ke seseorang. Jika disuntik dua kali, penyuntikan kedua dilakukan di hari ke-28 setelah penyuntikan pertama. Novavax (protein subunit platform). Disuntikkan dua kali (0,5 ml per dosis) ke seseorang. Penyuntikan kedua dilakukan di hari ke-21 setelah penyuntikan pertama. Moderna (RNA based vaccine platform). Disuntikkan dua kali (0,5 ml per dosis) ke seseorang). Penyuntikan kedua dilakukan di hari ke-28 setelah penyuntikan pertama Pfizer +BioNt...
Komentar
Posting Komentar